Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
NasionalUncategorized

Belum Keluar SK Sebagai Kadus 4 Desa Sei Rotan Istri Diduga Arogan Kepada Masyarakat, Pemerintah Sei Percut Sei Tuan Harus Kaji Ulang Kembali

×

Belum Keluar SK Sebagai Kadus 4 Desa Sei Rotan Istri Diduga Arogan Kepada Masyarakat, Pemerintah Sei Percut Sei Tuan Harus Kaji Ulang Kembali

Sebarkan artikel ini

Deli Serdang | Redaksibintang.id
Diduga aparat Pemerintahan Desa Sei Rotan plt kepala Desa dan Plt kepala dusun 4 Putra sebagai pengayom masyarakat harusnya dalam menyelesaikan permasalahan atau perselisihan antara masyarakatnya yang berselisih harusnya sebagai penengah bukannya berpihak kepada yang mana ada kedekatan atau lainnya, begini cara plt kepala desa Suwarman maupun kepala dusun 4 di duga berpihak kepada pelaku yang menendang Mahatir anak berusia 7 tahun lagi membawa sepada seharusnya mereka berada di posisi di tengah tidaknya harus berpihak kepada sepihak saja.

Ini permasalahan yang terjadi kepada orang tua dan Uwak dari Mahathir yang berusia 7 tahun dengan tetangganya, Senin 9 Maret 2026 saat itu Mahatir lagi bermain bersama temannya dengan memakai sepeda melintasi gang Sepakat Dusun 4 Desa Sai rotan Kecamatan Percut sei tuan, saat itu Minarsih disapa oleh warga setempat dengan sebutan Ibu kacamata bersama dua temannya lagi duduk tepat di Jalan gang sepakat tersebut sehingga apabila ada warga ingin melalui gang tersebut atau jalan dengan memakai kendaraan menjadi terganggu dikarenakan mereka bertiga lagi duduk di atas kursi di jalan gang tersebut.

Awal kejadian saat itu mahathir yang menaiki sepedanya melintas tepat di depan mereka, saat mahathir melintas tepat depan Ibu kacamata di saat itu pula Ibu kacamata mengangkat kakinya diduga dengan menendang sehingga terkena Mahatir dan hampir saja terjatuh Mahathir dari dari sepedanya akibat tendangan tersebut, akhirnya Mahathir mengadukan kejadian yang telah dirasa tersebut kepada Uwak nya Rina Lubis yang saat itu baru saja pulang kerja bersama suaminya Eswin Harahap, karena orang tua Mahathir belum pulang dari pekerjaannya dan tidak lama Ibu Mahathir pun pulang dari kerja Eli Lubis yang mengatakan bahwasanya Ibu kacamata telah menendang nya langsung saja Uwak nya Rina Lubis dan Ibunya menghampiri Ibu kacamata tersebut, lalu bertanya, kenapa Mahatir ditendang, lalu ibu kacamata menjawab dengan mengatakan hanya bercanda, begitu juga membenarkan menendangnya karena jawaban dari ibu kacamata tersebut sangat tidak sewajarnya lah seorang orang tua yang bercanda dengan seorang anak berusia 7 tahun dengan menendang anak tersebut apalagi sambil membawa sepeda apalagi bukan anak si Ibu kacamata,”ucap dari suami Dina Lubis Eswin Harahap kepada media melalui hp selular telpon dengan WhatsApp Senin 16 Maret 2026.

Akhirnya suasana pun menjadi panas sehingga perdebatan terjadi warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut melihat atau menonton perdebatan mereka, di saat perdebatan panas tersebut terjadi tiba-tiba muncul seorang wanita yang berusia kurang lebih 40 tahun di saat itu pula rekan dari ibu kacamata bernama Devi mengatakan kepada mereka ini Kadus datang, dengan mendengar bahasa ini Kadus datang akhirnya keributan perdebatan tersebut terhenti. Eswin pun penasaran bahwa apa yang terdengar di telinga ya bahasa ini kadus datang spontan Eswin melihat dan bertanya kepada wanita tersebut dengan mengatakan Ibu Kadus, wanita tersebut menjawab membenarkan pertanyaan dari Eswin mengatakan ya saya Kadus, akhirnya rasa penasaran Eswin kepada seorang wanita yang mengaku Kadus kepada mereka, sepengetahuan Eswin bahwa Kadus mereka tidak seorang perempuan, ternyata wanita tersebut adalah istri dari calon Kadus 4 yang terpilih yang bernama Dini SK saja belum dikeluarkan oleh Kepala Desa sementara Kepala Desa saja masih PLT bagaimana bisa mengeluarkan SK, ini belum sah menjabat suaminya sebagai bahagian aparatur Desa Sei Rotan (Kadus) sudah seperti ini arogan apalagi kalau saja sudah sah suami bahagian dari aparatur Desa entah seperti apa lagi gaya dia kepada masyarakat arogannya, saya meminta agar kepada aparatur pemerintahan kecamatan Per cut Sei Tuan agar untuk mengkaji ulang kembali atas di pilihnya Kadus 4 Desa Sei Rotan ini untuk di batalkan suami sebagai Kadus terpilih, dan Eswin pun menjelas bahwa pada Kamis 12 Maret 2026 kami dengan pihak bersangkutan (Ibu Kacamata), Ibu Mahathir, Saya istri saya, plt kepala Desa Sei Rotan, Babinsa, Babinkamtibmas, Kadus bermediasi kan permasalahan tersebut tetapi hasil tidak ada kesepakatan, dan saat mediasi tersebut Ibu Kacamata mengakui atas dugaan menendang Mahathir dengan alasan bercanda disini saya agak kecewakan terhadap pihak pemerintahan Desa Sei Rotan kalau saya lihat ada dugaan berpihak kepada mereka Bang, “tutur Eswin kepada media lalu menutup pembicaraan telpon WhatsApp, pihak media mencoba untuk mengkonfirmasi tentang hal tersebut kepada plt Kadus 4 Desa Sei Rotan Putera melalui chat WhatsApp selasa 17 Maret 2026, dengan hasil tidak ada balasan chat WhatsApp dari plt Kadus tersebut.
(Taufik/RB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *