Deli Serdang|Redaksibintang.id
Imelda Sari Sihotang istri dan Suaminya Raja Olan Sinaga datang ke Puskesmas Patumbak tgl 13 Des 2025 untuk berobat si istri, pada saat itu istri dari Raja Sinaga duduk di kursi pendaftaran utk daftar berobat, tetapi oknum pegawai pendaftaran bernama Ely meminta istri dari Raja Sinaga untuk kedepan meja pendaftaran dan bertemu sama Verawati Barus dan pegawai Puskesmas br Tambunan, sewaktu istri dari Raja Oloan Sinaga duduk dan mengatakan mau berobat lambung dan mengatakan obat yg biasa di konsumsi Lansoprazole, dan dijawab oknum Puskesmas Patumbak, kalau di puskesmas ini tidak dapat obat seperti apa yang di konsumsi Istri Raja, karena itu obat paten generik setelah itu Imel (nama panggilan istri dari Raja Sinaga) mengatakan untuk cek lab karena tangannya keram dan kebas karena sudah 2 bulan lalu tidak jadi cek lab berhubung alat stik cek nya habis, setelah itu Imel dibawa ke meja belakang meja rawat inap dan hanya dilakukan cek tensi aja,”ucap Raja kepada media saat di konfermasi
Lalu Verawati Barus memanggil istri saya Bang dengan nada suara tinggi utk segera masuk keruang poly umum dan disitu bertemu dengan dokter Poly Umum yakni dr Yeni ada juga di situ pegawai puskesmas Yenti Sitorus, sewaktu di dalam ruang Poly dr Yeni bertanya keluhan kepada istri saya, istri saya menjawab dijawab keluhan pertama asam lambung dan tangan kanan sering keram atau kebas susah melipat, langsung saat itu Yenti Sitorus dan Verawati Barus menolak kepada istri saya untuk berobat cek kolestrol walaupun sudah disarankan dokter poly dengan alasan sudah tutup pelayanan, dan sudah tidak ada lagi pelayanan, sementara baru pukul 11.10 wib pagi dan harusnya menurut sesuai informasi dari Kapus pada hari Sabtu tutup pelayanan Puskemas pada pukul 15.00 wib, dan oknum Puskesmas tersebut menyuruh untuk agar balik kembali pada hari Senin 15 Des 2025, dengan diduga adanya nada yang tinggi dan membentak, sementara korban istri Raja sudah merasakan kesakitan, saat menyaksikan atau mendengar perkataan mereka, langsung dr Yeni menyambut atau menjawab perkataan oknum Puskesmas tersebut mengatakan, bahwasannya saya saja disini sampai jam 14.00 wib begitu membenarkan laporan Raja kepada Kapus dengan ada diduga nada tinggi dan membentak kepada istri Raja saat mediasi tanpa hasil 16 Des 2025,”ucap Raja saat di konfermasi.
Lalu oknum puskesmas memberikan obat tetapi tidak sesuai SOP, yang seharusnya resep obat di berikan kepada pasien untuk mengambil obat ke Farmasi, tetapi oknum memberikan kertas robek kecil dengan tulisan angka 2×1, seharusnya sesuai SOP di berikan resep dengan bertuliskan yang tertera dosis, nama pasien, dan di mana tempat berobat sesuai dengan prosedurnya.
Raja memberikan keterangan selanjutnya kepada media mengatakan dari mediasi 16 Des 2025 kedua oknum tersebut hanya mengatakan siap salah saja, dan saya kesal kan Bang, mereka ini tidak ada adab/etikanya sebagai orang timur untuk meminta maaf, yang meminta maaf bisanya KTU Puskesmas kepada kami oknum hanya cuek apakah begini sebagai pegawai Puskesmas yang harus ramah dan sopan dalam melayani masyarakat untuk berobat, itulah Bang hasil dari 16 Des 2025 membuat saya sangat kecewa sekali, “ucap Raja dengan kesal kepada media. Apalagi bisa nya ketahuan saat berobat 13 Des 2025 yang lalu seharusnya istri terdaftar untuk berobat, ternyata tidak terdaftar di BPJS (tidak online), ketahuannya pada tgl 16 Des 2025 saat mediasi tanpa hasil dan disaksikan Kepala Puskesmas Patumbak, KTU, dr Yeni, begitu kedua oknum yang bersangkutan berserta ada beberapa staf pegawai Puskesmas, disini Kepala Puskesmas hanya terdiam saja.
Selanjut nya Raja dan Istrinya 19 Des 2025 buat laporan ke Dinkes Deli Serdang bertemu dengan Sri Rezeki Batu Bara Bagian Umum, dan menjanjikan akan menyelesaikan masalahnya begitu juga kepada kedua (oknum) Puskesmas tersebut akan kami periksa, begitu juga akan di pertemukan kembali atau duduk bersama seperti saat di Puskesmas 16 Des 2025, ternyata kenyataannya Bang 4 Febuari 2026 saya datang ke Dinkes Deli Serdang untuk mempertanyakan hasil yang sudah dijanjikan mereka saat itu saya bertemu dengan Sekdis Dinkes dan mantan Kapus Kecamatan Patumbak dr Beni Bukit, Sekdis mengatakan karena berhubung masyarakat yang melaporkan tidak sampai fatal, maka kedua oknum akan di jatuh sanksi kepada surat peringatan (SP), jawaban tidak memuaskan hati Raja karena mereka memberikan janji untuk mempertemukan atau memberikan keadilan tetapi disini terlaksana.
Dengan ini lah Bang saya melaporkan kepada Ombudsman RI Sumatera Utara yang saat mereka melaksanakan pengawasan Publik di Dinas Capil Deli Serdang satu harian Rabu 11 Febuari 2026, awalnya saya tidak ada rencana untuk melaporkan kejadian kami tersebut disini atau di kantor Capil Deli Serdang.
Begitu saya mendapatkan informasi bahwasanya pihak Ombudsman berada di bagian loket pengurusan dokumen Capil Deli Serdang dari mulai pagi sampai dengan pukul 15 .00 wib untuk melaksanakan pengawasan langsung saya datang kepada mereka yang saat itu tersedia meja bagi mereka untuk memeriksa berkas berkas bagi masyarakat melapor kepada mereka atau juga yang ingin mengurus dokumen kependudukan, langsung saya di terima oleh ketua timnya Bang,”papar Raja kepada media.
Memang mereka menerima pengaduan saya maladministrasi dengan tindakannya meliputi verifikasi syarat (formil/materiil), pemeriksaan laporan (klasifikasi, wawancara), tetapi untuk melakukan investigasi lapangan, hingga rekomendasi perbaikan kepada instansi terlapor tidak ada mereka lakukan malah mereka mengatakan bahwa akan memberikan kabar kesaya pada saat seminggu kedepan ke no lembaga saya Bang, disini pihak Ombudsman dalam untuk memperbaiki pelayanan publik lambat dan tidak seperti harapan dari masyarakat tujuan Ombudsman berdiri, dan apakah pihak Ombudsman hanya pindah kantor dalam satu hari di Dinas Capil Deli Serdang, “ucap Raja dengan nada kesal.
Pihak Ombudsman RI Sumatera Utara dalam melaksanakan pengawasan di Dinas Capil Deli Serdang di sambut Plt Kepala Dinas Cristin, Kabid Yan Dermawan, Amos, Kabid Akte, Tambat, dan para semua pegawai Capil Deli Serdang.
(Taufik/RB)














